Kembali

Tanah Longsor Hantui Warga Borobudur

Magelang, 15/1/26


Bencana tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Borobudur pada Rabu sore, (14/01/2026), mengakibatkan kerusakan rumah dan tertutupnya akses jalan. Kejadian yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi ini berlangsung sekitar pukul 17.00 hingga 18.30 WIB. Berdasarkan data dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Borobudur, longsor terjadi di lima titik lokasi, yaitu:

1.    Dusun Tawangsari, Desa Ngadiharjo

2.    Dusun Onggosoro, Desa Giritengah

3.    Dusun Ngaglik, Desa Giritengah

4.    Dusun Jombor, Desa Giripurno

Dampak Kerusakan:
Bencana ini mengakibatkan tiga unit rumah mengalami kerusakan ringan, yaitu:

·         Rumah milik Bapak Anton Susilo, warga Dusun Tawangsari.

·         Rumah milik Bapak Pardi, warga Dusun Onggosoro.

·         Rumah milik Bapak Turijo, warga Dusun Ngaglik.

Selain kerusakan rumah, material longsoran juga menutup sebagian akses jalan di wilayah terdampak, menghambat mobilitas warga.

Siaga Meningkat Menghadapi Potensi Longsor Susulan:
Nur Fauzan, Ketua FPRB Kecamatan Borobudur, mengonfirmasi kejadian ini dan menyatakan bahwa situasi masih dalam pemantauan ketat. "Hingga malam dan dini hari ini, warga di lokasi terdampak dan rawan longsor lainnya masih dalam kondisi siaga. Hal ini mengingat hujan masih terus mengguyur wilayah Kecamatan Borobudur, sehingga potensi longsor susulan masih sangat mungkin terjadi," jelas Fauzan.

FPRB bersama pihak terkait lainnya telah melakukan rapid assesment dan mengimbau warga yang berada di daerah rawan untuk terus waspada, memantau kondisi sekitar, dan siap melakukan evakuasi mandiri jika diperlukan. Warga dihimbau untuk menghindari lereng-lereng yang sudah tampak retak atau labil. (Tege Akatsuki )

Â