Magelang, 15/2/25

Tanah longsor melanda Dusun Gejiwan, Desa Krinjing, Kecamatan
Kajoran, Kabupaten Magelang, pada Jumat (14/2/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang berlangsung lama, mengakibatkan
kerusakan pada satu rumah warga dan mengancam empat rumah lainnya.
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kabupaten Magelang, tanah longsor menyebabkan kerusakan pada teras rumah
milik Nasiman, yang dihuni oleh lima orang. Selain itu, longsor juga mengancam
stabilitas tanah di sekitar lokasi, yang berpotensi membahayakan empat rumah di
bawahnya jika terjadi longsor susulan.
Tidak hanya kerusakan rumah, tanah longsor juga menutup akses
jalan di tiga titik berbeda di Dusun Gejiwan, menghambat mobilitas warga
setempat. Menanggapi kejadian ini, BPBD Kabupaten Magelang segera menerjunkan
tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan bersama warga serta
relawan. Bantuan logistik juga disiapkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga
terpenuhi.
Edi Wasono SH, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, mengingatkan masyarakat bahwa puncak musim penghujan 2024/2025 terjadi pada Januari-Februari 2025 dan diperkirakan akan berlanjut hingga Maret. "Kami meminta seluruh elemen masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Magelang telah
membuka Posko Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Kantor BPBD Kota
Mungkid. Masyarakat dapat melaporkan kejadian bencana melalui akses cepat yang
beroperasi 24 jam di nomor 0293 789 999.
BPBD Kabupaten Magelang juga mengimbau warga yang tinggal di
daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan
tanda-tanda bahaya ke pihak berwenang. Koordinasi dengan pemerintah desa dan
relawan terus dilakukan untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat guna
mengurangi risiko korban dan kerusakan lebih lanjut. (admin r34-akatsuki)