Magelang, 3/10/23

Dilaporkan bahwa pada tanggal 24 September 2023 kemarin terdapat 1 (satu) rumah warga Dusun Gupit, Desa Kebonsari, Kecamatan Borobudur mengalami rusak cukup parah yang disebabkan oleh adanya retakan tanah. Merespon laporan dari TRC Borobudur tentang adanya potensi bencana tanah longsor maka BPBD Kabupaten Magelang segera menerjunkan tim asessment ke lapangan untuk mendapatkan informasi yang valid sehingga tindakan pencegahan bisa dilakukan sedini mungkin mumpung saat ini masih dalam musim kemarau.
Hasil dari kajian ajian dan Assesment tim BPBD Kabupaten Magelang adalah lokasi tersebut berada di koordinat : -7.59891S, 110.16701E dengan Elevasi : 311 mdpl, adapun pergerakan tanah mengakibatkan 1 unit rumah milik Nurrohman (1 KK / 3 Jiwa ) sebagian mengalami kerusakan sedang pada struktur rumah bagian belakang yang saat ini diberikan penyangga dari bambu agar rumah tidak ambruk.
Selanjutnya dari pendekatan geografi diketemukan pergerakan tanah di picu oleh beberapa faktor antara lain rumah berada di area kelerengan diatas 60° , tanah kurang stabil sehingga mengalami rekahan dan pergerakan dan adanya vegetasi rumpun bambu di sekitar lereng yang menambah beban pada tanah.
Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan BPBD Kabupaten Magelang telah memberikan rekomendasi diantaranya pemotongan dan pengurangan rumpun bambu yang menggantung di sekitar lereng untuk mengurangi beban pada lereng untuk mengurangi pergerakan tanah, mengganti bangunan permanen di belakang rumah dengan bangunan non permanen / struktur cakar ayam di sekitar lereng untuk mengurangi beban di lereng serta pengaturan air buangan limbah yang berasal dari kamar mandi / WC untuk tidak mengalami kebocoran/dialirkan menjauh lereng, dan pengaturan air limpasan air hujan dengan talang air yang kedap air agar mengalirkan menjauh lereng. (admin r34)