Kembali

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Magelang

Magelang, 8/2/23

 

Beberapa hari yang lalu BMKG telah merilis peringatan dini berupa adanya bibit siklon tropis yang tumbuh di sekitaran perairan  Indonesia, biasanya bibit siklon iniakan  meningkatkan curah hujan dan berpotensi terjadinya bencana seperti angin kencang, banjir dan tanah longsor.

Pada Selasa (7/2 ) di Kabupaten Magelang terjadi hujan deras yang disertai dengan angin kencang sekitar pukul 15.00 WIB hingga sore hari yang menyebabkan ratusan rumah di 3 ( tiga ) Kecamatan rusak yang diakibatkan olehnya, adapaun Kecamatan terparah adalah Kecamatan Borobudur disusul Ngluwar dan kemudian  Salam.

Di Kecamatan Ngluwar dan Borobudur BPBD Kabupaten Magelang harus mendirikan pos lapangan untuk mengcover kegiatan penanganan lapangan di wilayah tersebut, adapun tugas dari pos lapangan adalah merancang strategi penanganan, membuat data, pengolahan informasi dan mendirikan dapur umum untuk support kegiatan kedaruratan.

Pos Lapangan yang berada di Kecamatan Ngluwar terletak di Desa Bligo yang membawahi penanganan lapangan di Desa Bligo, Desa Pakunden, Desa Karangtalun dan Desa Jamuskauman.

Tercatat di Desa Bligo terdapat sedikitnya 52 rumah rusak ringan sampai dengan berat, di Desa Pakunden terdapat sekitar 38 rumah mengalami halk yang sama, Di Desa Karang Talun dilaporkan ada 5 rumah terdampak dan di Desa Jamuskauaman hanya 1 rumah warga terdampak ringan saja.

Dari laporan yang dirilis oleh Pos Lapangan Desa Bligo hari kedua penanganan ( 8/2 ) tercatat 350 personil terlibat terdiri dari BPBD, Dinsos, TNI, Polri, PMI, Satpol PP dan PK serta komunitas relawan penanggulangann bencana baik dari Kabupaten Magelang maupun dari Yogyakarta karena wilayah Kecamatan Ngluwar berbatasan langsung dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut Edi Wasosno S.H, selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang “ Kita harus meningkatkan kewaspadaan terutama di musim pancaroba seperti ini, apalagi dengan adanya pertumbuhan bibit siklon tropis pastinya akan memacu anomali cuaca di wilayah kita ‘ lanjutnya.

Sementara berita ini dirilis pihak BPBD Kabupaten Magelang melalui pusdalops sedang melaksanakan pemutakhiran data terkait dengan sejumlah kerusakan rumah di 3 Kecamatan tadi. ( admin r34 )