A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 138

Backtrace:

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 138
Function: _error_handler

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 55
Function: _userAgent

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 17
Function: browser_user

File: /home/skpd025/public_html/application/core/MY_App.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd025/public_html/application/modules/endfront/controllers/Berita__.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/skpd025/public_html/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 138

Backtrace:

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 138
Function: _error_handler

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 160
Function: _userAgent

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 18
Function: os_user

File: /home/skpd025/public_html/application/core/MY_App.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd025/public_html/application/modules/endfront/controllers/Berita__.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/skpd025/public_html/index.php
Line: 326
Function: require_once

BPBD Kabupaten Magelang

Pemasangan Early Warning System Tanah Longsor Di Desa Windusari

Sat, 06 2019 dilihat: 61 kali

Sabtu, 22/6/2019 Magelang


 

Dalam rangka mengantisipasi bencana tanah longsor di wilayah Kabupaten Magelang pada hari ini sabtu, 22 Juni 2019 BPBD Provinsi Jawa Tengah dan BPBD Kabupaten Magelang bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada melaksanakan pemasangan Early Warning System ( EWS ) di Dusun Gedegan Desa Windusari Kecamatan Windusari.

Waktu yang dirasa tepat untuk melaksanakan pemasangan EWS ini adalah di saat musim kemarau karena biasanya rekahan tanah di daerah rawan bencana longsor akan muncul dan lebih mudah untuk meletakkan alat di tempat yang tepat.

Masyarakat Dusun Gedengan Desa Windusari sangat antusias dengan keberadaan alat ini karena sangat membantu dalam kewaspadaan terutama pada saat musim hujan turun namun masyarakat tetap dianjurkan untuk selalu menutup rekahan tanah bila muncul karena hal ini sangat penting agar potensi longsor bisa dikurangi.

Selain mendapatkan peralatan EWS masyarakat Dusun Gedengan juga mendapatkan pelatihan dan simulasi yang didalamnya diajarkan untuk mengenali bunyi peralatan dan apa yang harus mereka lakukan saat mendengarkan bunyi-bunyi tersebut dengan kata lain masyarakat harus paham dengan istilah siapa berbuat apa dimana dan kapan, pengetahuan seperti ini juga dituangkan dalam protap ( Prosedur tetap ) Desa Windusari dan dibuat tertulis agar kelak bisa di kembangkan atau di revisi menurut kebutuhan dan kondisi.

Retakan tanah yang berada di Dusun Gedegan Desa Windusari Kecamatan Windusari tersebut mengancam 65 rumah penduduk dengan kisaran 225 jiwa didalamnya, semoga dengan adanya EWS yang terdiri dari 3 ( tiga ) macam alat yaitu 1 unit rain gauge ( alat deteksi curah hujan ) 1 unit extensometer ( alat deteksi pergerakan tanah ) dan I unit tiltmeter ( alat deteksi kemiringan tanah ) masyarakat semakin bisa mengetahui tanda-tanda akan adanya longsor dan jiwa mereka bisa diselamatkan selain mereka harus bisa menjaga dan merawat alat yang sangat penting tersebut.
 ( admin )