Magelang, 24/2/2025
Kejadian tanah longsor melanda
Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, pada hari Senin (24/2/2025). Longsor
terjadi di dua desa, yaitu Desa Ketundan dan Desa Kenalan. Insiden ini terjadi
sekitar pukul 16:35 dan 18:00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras
sejak siang hari.
Di Desa Ketundan, material longsor menutup akses jalan, mengakibatkan terganggunya mobilitas warga. Sementara itu, di Dusun Kesingan, Desa Kenalan, dampak longsor menyebabkan kerusakan pada satu rumah milik Bapak Kamsu. Dinding rumah tersebut rusak akibat terdorong oleh material longsor yang turun dari lereng.

Menyikapi kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kabupaten Magelang segera merespons dengan menerjunkan tim penanganan
kedaruratan ke lokasi. Tim BPBD membawa peralatan serta logistik makanan untuk
membantu penanganan di lapangan. Upaya evakuasi dan pembersihan material
longsor pun segera dilakukan untuk memulihkan akses jalan dan memastikan
keselamatan warga.
Edi Wasono, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang,
mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia mengingatkan bahwa
berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),
musim hujan tahun ini diprediksi akan berlangsung hingga Maret 2025.
"Masyarakat diharapkan tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah
rawan longsor, dan segera melaporkan ke pihak berwenang jika melihat
tanda-tanda potensi bencana," ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana
dan kesiapsiagaan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang rentan terhadap
bencana alam seperti tanah longsor. BPBD Kabupaten Magelang juga terus memantau
kondisi wilayah dan siap memberikan respon cepat melalui Posko Darurat. (admin
r34)