Magelang, 27/2/25

Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang bersama Komisi IV DPRD Kabupaten
Magelang menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di 19 desa
rawan bencana. Kegiatan ini berlangsung selama dua bulan, yaitu Februari dan
Maret 2025, dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman
bencana seperti angin kencang, banjir, tanah longsor, dan gunung berapi.
Kegiatan KIE ini dihadiri oleh perwakilan masyarakat, tokoh
adat, dan perangkat desa dari 19 desa yang termasuk dalam kategori rawan
bencana. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono, menyampaikan
materi tentang kebijakan penanggulangan bencana di wilayahnya. Menurut Edi,
kesadaran masyarakat akan potensi bencana merupakan kunci utama dalam upaya
mengurangi risiko dan meningkatkan keselamatan.
“Masyarakat harus memahami betul ancaman bencana di
wilayahnya masing-masing. Dengan pengetahuan yang memadai, mereka dapat
mengambil langkah-langkah preventif dan merespons dengan tepat saat bencana
terjadi,” ujar Edi Wasono dalam sambutannya.
Sementara itu, Gunawan, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten
Magelang, menekankan pentingnya penguatan anggaran untuk penanggulangan
bencana. Menurutnya, keselamatan jiwa masyarakat adalah hal yang paling utama
dan harus menjadi prioritas.
“Penganggaran untuk kebencanaan adalah perkara wajib. Kami di
DPRD akan terus memperjuangkan alokasi anggaran yang memadai untuk
program-program penanggulangan bencana. Ini adalah bentuk perhatian dan
pelayanan kami kepada masyarakat,” tegas Gunawan.
Kegiatan KIE ini tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga
melibatkan simulasi penanganan bencana dan pembagian materi edukasi seperti
buku panduan dan poster tentang langkah-langkah mitigasi bencana. Masyarakat
juga diajak untuk berpartisipasi aktif dalam membentuk tim siaga bencana di
tingkat desa.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat Kabupaten
Magelang dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai ancaman
bencana. BPBD Kabupaten Magelang dan Komisi IV DPRD Kabupaten Magelang
berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya peningkatan kapasitas masyarakat
dalam penanggulangan bencana.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang
baik untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana. Keselamatan dan
kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Edi
Wasono.
Kegiatan KIE ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak,
termasuk masyarakat setempat yang merasa lebih terbantu dengan adanya informasi
dan edukasi yang diberikan. Kedepannya, program serupa diharapkan dapat terus
dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memastikan kesiapsiagaan bencana di
seluruh wilayah Kabupaten Magelang.( admin r34-akatsuki)