A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd025/public_html/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/web/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/web/application/controllers/Home.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd025/public_html/index.php
Line: 326
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Kesiapsiagaan Menghadapi Erupsi Merapi


Created At : 2020-07-29 00:00:00 Oleh : MUFLICHAH ROYCHANI Artikel Dibaca : 100

Magelang, 29/7/2020



BPBD Kabupaten Magelang pada Rabu, 21/7/2020 telah melaksanakan kegiatan diskusi dan koordinasi bersama komunitas relawan di Kabupaten Magelang terkait dengan adanya update terkini kondisi Gunung Merapi.

Maksud daripada kegiatan diskusi dan koordinasi adalah sebagai wujud antisipasi dan kesiapsiagaan masyarakat lereng Merapi serta kesiapansiagaan komunitas relawan menghadapi segala kemungkinan bila Gunung Merapi mengalami erupsi, pada kesempatan tersebut BPBD Kabupaten Magelang berkenan untuk menginformasikan kondisi terkini Gunung Merapi sebagai mana yang telah diterima dari BPPTKG Yogyakarta, menurut BPTKG, setiap harinya terjadi penambahan setinggi 0,5 cm.

Adapun skenario penanganan erupsi Merapi kali ini pasti akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dikarenakan masih terjadinya bencana non-alam Covid-19 yang pasti akan memakai protokol kesehatan agar tidak terjadi kluster baru yaitu kluster pengungsian. Hal ini tentu membutuhkan data yang akurat seperti jumlah pengungsi, jumlah TEA atau tempat alternatif lainnya agar protokol kesehatan bisa dilaksanakan dengan baik.

Diskusi ini tidak kurang dari 32 perwakilan komunitas relawan di Kabupaten Magelang hadir. 

GALERI FOTO

Agenda

Tidak ada acara