Kebakaran Lereng Barat Daya Merapi


Created At : 2021-07-27 00:00:00 Oleh : MUFLICHAH ROYCHANI Berita Kebencanaan Dibaca : 354

Magelang, 26/7/21

Tingkat aktifitas Gunung Merapi  saat ini masih tinggi dengan ditandai oleh guguran lava pijar yang kerap terjadi, terpantau pada minggu, 25/7/21 sekitar pukul 22.49 WIB serta tanggal 26/7/21 adanya fenomena titik api di lereng barat daya Merapi.

Menurut kepala BPPTKG Hanik Humaida "Minggu ini aktivitas guguran lava pijar terjadi cukup intensif dengan arah dominan ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter," lebih lanjut Hanik menjelaskan bahwa fenomena di lereng barat daya tersebut adalah merupakan vegetasi yang terbakar, "Titik api tersebut merupakan kebakaran vegetasi yang dipicu oleh lontaran lava dari guguran lava pijar," jelasnya.

BPBD Kabupaten Magelang menyikapi hal ini  melaksanakan koordinasi dengan TNGM untuk memastikan lahan yang terbakar serta tetap melakukan pemantauan , mengacu kepada rekomensari dari BPPTKG tentang tingkat bahaya gunung Merapi adalah guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro, dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih dan hal inilah yang mendasari BPBD Kabupaten Magelang dan TNGM untuk sejauh ini belum mengambil tindakan pemadaman lahan yang terbakar akibat lontara lava pijar.


Menurut Husni dari TNGM
Lokasi kebakaran berada di Perkirakan  berada di Grid H7, berjarak sekitar 2,5 km dari  puncak Gunung Merapi dan jenis vegetasi yang terbakar adalah pohon Anggring, tumbuhan semak, glagah, serta  alang-alang, sementara perkiraan luasan terdampak adalah 30m2 namun kondisi saat ini sudah padam lanjutnya  {admin}




GALERI FOTO

Agenda

Tidak ada acara