A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 138

Backtrace:

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 138
Function: _error_handler

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 55
Function: _userAgent

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 17
Function: browser_user

File: /home/skpd025/public_html/application/core/MY_App.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd025/public_html/application/modules/endfront/controllers/Berita__.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/skpd025/public_html/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 138

Backtrace:

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 138
Function: _error_handler

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 160
Function: _userAgent

File: /home/skpd025/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 18
Function: os_user

File: /home/skpd025/public_html/application/core/MY_App.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd025/public_html/application/modules/endfront/controllers/Berita__.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/skpd025/public_html/index.php
Line: 326
Function: require_once

BPBD Kabupaten Magelang

Evaluasi Vetiver System Kabupaten Magelang

Thu, 07 2019 dilihat: 131 kali

Magelang, 11/7/2019

Bertempat di ruang rapat lantai 2 gedung Pusdalops BPBD Kabupaten Magelang dilaksanakan rapat evaluasi dan tindak lanjut pelaksanaan vetiver system atau sistem pencegahan tanah longsor menggunakan metode penanaman rumput vetiver.

Vetiver sendiri merupakan sejenis rumput-rumputan berukuran besar dan memiliki banyak keistimewaan. Tanaman ini di Indonesia dikenal dengan nama akar wangi (Vetiveria zizanioides) atau usar (Vetiver nigritana), dapat tumbuh diberbagai bentuk kondisi tanah; areal perbukitan, dataran rendah, daerah rawa dan bahkan pada areal bekas tambang. Selanjutnya tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi mencapai 1,5 hingga 2,5 meter serta dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan rendah maupun daerah yang curah hujan cukup tinggi.

Rumput ini dikenal dengan beragam nama di Indonesia. Di daerah Sumatera Barat dikenal dengan sebutan urek usa; di Sumatera Utara disebut hapias ; di aceh disebut useur; di daerah Jawa disebut narwasetu, usar dan larasetu; di Madura disebut karabistu; di Ternate disebut garamakusu batawi; di daerah torontalo di sebut tahele; di daerah Halmahera di sebut babuwamendi;  di daerah Tidore disebut baramakusu buta;di Sulawesi Selatan disebut sere ambong; di Buol disebut akadu dan di Makasar disebut nausina fuik.

Akar rumput vetiver berbentuk serabut dan jauh masuk kedalam tanah setelah tumbuh, akarnya dapat mencapai hingga kedalaman 5.2 meter. Jika ditanam di lereng-lereng keras dan berbatu, ujung-ujung akar vetiver mampu masuk menembus dan menjadi semacam jangkar yang kuat.

Sebagai narasumber pada rapat kali ini adalah Ibu Irma Hutabarat dari Bumi Pohachi Bandung yang memberikan gambaran-gambaran akan banyak manfaat rumput vetiver ini sebagai antisipasi tanah longsor seperti yang sudah banyak dilakukan oleh banyak negara.

Rapat evaluasi sendiri dihadiri oleh perwakilan dari SKPD terkait , Perwakilan Pemerintah Desa yang wilayahnya di tanami vetiver seperti desa-desa di wilayah Kecamatan Salaman, Borobudur, Kaliangkrik dan Windusari serta perwakilan relawan desa bersangkutan. ( admin )