A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bpbd/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bpbd/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bpbd/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bpbd/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bpbd/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bpbd/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bpbd/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bpbd/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bpbd/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bpbd/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bpbd/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bpbd/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bpbd/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bpbd/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

BPBD Kabupaten Magelang Selenggarakan Kegiatan Survey Kapasitas dan Verifikasi Kabupaten/Kota

BPBD Berita Terkait Tugas dan Fungsi


Kegiatan Pengkajian risiko bencana merupakan sebuah pendekatan untuk memperlihatkan potensi dampak negatif yang mungkin timbul akibat suatu potensi bencana yang melanda. Potensi dampak negatif yang timbul dihitung berdasarkan tingkat kerentanan dan pasitas kawasan tersebut. Potensi dampak negatif ini dilihat dari potensi jumlah jiwa yang terpapar, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan.
Proses penyusunan kajian risiko bencana harus berdasarkan data sekunder daerah serta kondisi terkini yang ada di daerah. Oleh karena itu dibutuhkan kegiatan awal terkait pemenuhan data sekunder daerah serta koreksi dan verifikasi terhadap draft awal kajian risiko bencana yang telah disusun. Proses pemenuhan data sekunder daerah dapat dilakukan ke masing-masing intansi/SKPD terkait. Sedangkan proses verifikasi terhadap draft awal harus dilakukan ke level pemerintah desa dan kecamatan, hal ini dikarenakan pemerintah desa maupun kecamatan lebih mengetahui kondisi terkini dari daerah, sehingga masukan-masukan yang diperoleh lebih terperinci.
Namun demikian, masukan-masukan dari pemerintah desa ataupun kecamatan perlu di-crosscheck ulang dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari instansi/SKPD terkait. Proses pengambilan data sekunder dan juga verifikasi ini dilakukan secara bersamaan pada Kegiatan Survey Kapasitas dan Verifikasi Kabupaten/Kota.
Selama 3 hari (tanggal 21 - 23 Juli 2016) BPBD Kabupaten Magelang menyelenggarakan Kegiatan Survey Kapasitas dan Verifikasi Kabupaten/Kota yang bertempat di Ruang Rapat BPBD Kabupaten Magelang yang menghadirkan 60 desa dari 21 kecamatan sebagai sampel.
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah:
1. Pengenalan program dan kegiatan pada level kecamatan ataupun desa/kecamatan.
2. Pemaparan serta verifikasi Draft Awal Peta dan Matrik Bahaya daearah.
3. Penilaian Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat (Kecamatan ataupun Desa/Kelurahan).
Output/Keluaran yang diharapkan:
1. Peta dan matrik bahaya yang telah diverifikasi.
2. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat.
Kegiatan Survey Kapasitas dan Verifikasi Kabupaten/Kota pada daerah kawasan rawan bencana dilaksanakan dalam bentuk FGD (Focus Group Discussion) dengan peserta perwakilan kecamatan serta desa/kelurahan yang terpilih menjadi daerah sampling. Penentuan daerah sampling ini dilaksanakan dengan melihat keterwakilan daerah yang memiliki lebih dari 5 (lima) bencana, daerah yang memiliki 3 - 5 bencana, serta daerah yang memiliki bencana kurang dari 3 (tiga). Pada FGD tersebut ada 2 pokok bahasan, yaitu:
1. Penilaian Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat, yang bertujuan untuk menilai kesiapsiagaan masyarakat desa/kelurahan dalam menghadapi bencana.
2. Verifikasi Peta dan Matriks Bahaya, yang bertujuan untuk menyesuaikan draft awal peta bahaya yang telah dihasilkan sesuai dengan kondisi terkini yang ada di daerah. (Admin)